Mengenali Pengertian Intoleransi Gluten Beserta Gejalanya

Gluten adalah suatu protein yang dapat kamu temukan dalam tanaman seperti padi-padian atau serelia, gandum hitam, gandum, triticale, dan jelay. Peran dari gluten ini ialah sebagai perekat yang membuat makanan agar tetap menempel serta bisa untuk menjaga bentuk dari makanan. Akan tetapi, tidak semua tubuh dapat mencerna gluten dengan baik. Hingga akhirnya akan muncul jenis penyakit seperti intoleransi gluten.

Pengertian intoleransi gluten yaitu suatu keadaan di mana tubuh tidak mampu untuk mencerna protein dari gluten. Untuk penyakit ini memang hanya akan menimbulkan gejala yang terbilang ringan, tetapi apabila sudah masuk menjadi gejala yang parah akan berubah menjadi jenis penyakit lain yaitu penyakit celiac.

Intoleransi gluten ini memiliki beberapa gejala yang kebanyakan orang tidak menyadarinya. Berikut ini merupakan ulasan mengenai gejala-gejala bagi orang yang mengalami intoleransi gluten menurut hellosehat.com. Yuk, simak penjelasannya!

Perut yang Kembung

Perut yang kembung memang seringkali terjadi pada banyak orang dan memang dikait-kaitkan dengan masuk angin. Padahal jika kamu mengalami perut kembung, kamu bisa saja bukan masuk angin tetapi menderita intoleransi gluten. Kamu harus mengingat-ingat lagi, makanan apa yang kamu konsumsi sebelum kamu mengalami perut yang kembung. Jika ternyata kamu memakan makanan yang mengandung protein gluten seperti pasta atau roti, kemungkinan besar kamu memiliki gejala intoleransi gluten, lho!

Bagi kamu yang sudah memahami pengertian intoleransi gluten, orang yang mengidapnya cenderung akan merasa perutnya dipenuhi gas atau kembung setelah mengonsumsi makanan-makanan yang mengandung gluten. Meski kamu hanya memakan makanan dengan kandungan protein gluten yang sedikit, tetap saja perutmu akan terasa penuh.

Sembelit atau Diare

Ada sekitar 25 persen orang yang menderita intoleransi gluten mengalami sembelit, dan ada 50 persen penderita masalah ini mengalami diare, data tersebut diambil dari lansiran Healthline. Bahkan, untuk yang memang tidak kuat menahan gluten di dalam tubuhnya, bisa merusak lapisan pada usus. Dengan merusak usus, akan membuat tubuh tidak dapat menyerap nutrisi dengan baik. Ketika hal ini sudah terjadi, tinja yang dikeluarkan ketika buang air besar akan berbau busuk tidak seperti biasanya serta warna dari tinja akan lebih pucat.

Sakit Perut

Orang yang mengalami intoleransi gluten, tidak akan hanya merasakan kembung di perutnya, melainkan juga sakit pada perut. Seperti pada pengertian intoleransi gluten yang dijelaskan di atas, orang yang mengalami ini adalah orang yang tidak mampu menampung protein gluten di dalam tubuhnya. Maka wajar saja jika ketika memakan makanan yang mengandung protein gluten, perut akan terasa sakit karena mampu melukai usus. Untuk kamu yang saat mengonsumsi makanan seperti roti, kemudian merasakan sakit perut, bisa saja kamu menderita intoleransi gluten. Yuk, konsultasikan semuanya dengan dokter!

Migrain

Migrain atau sakit kepala sebelah merupakan penyakit yang bisa menjangkit siapa saja dan semua usia. Apabila kamu merasakan migrain secara tiba-tiba, perhatikan apa saja yang kamu konsumsi sebelumnya. Jika kamu ternyata mengonsumsi makanan yang mengandung protein gluten, artinya kamu mengalami gejala penyakit ini. Maka dari itu, perhatikan setiap makanan yang masuk ke dalam tubuhmu, ya.

Mual

Mual-mual yang sering kamu alami memang bisa beresiko dari asam lambung jika kamu memang mengidap penyakit tersebut. Akan tetapi, apabila kamu tidak mempunyai riwayat kesehatan asam lambung, kamu bisa saja sedang mengalami intoleransi gluten. Oleh sebab itu, coba perhatikan lagi apa yang sering kamu konsumsi selama ini.

Itulah ulasan mengenai pengertian intoleransi gluten beserta gejala-gejala yang akan dialami pengidapnya. Semoga artikel ini bermanfaat.


Kemeja Wanita Terbaik untuk ke Kampus

Kemeja adalah barang mode yang popularitasnya tidak lekang oleh waktu. Kancing atas ini cocok untuk pria dan wanita dari segala usia, dari anak-anak hingga orang dewasa. Kemeja juga dapat dikenakan di semua acara, termasuk di kampus. Kali ini kami akan menjelaskan tentang kemeja wanita yang cocok untuk dipakai di kampus. Ada poin tentang bagaimana memilih kemeja, serta rekomendasi untuk kemeja wanita terbaik. Baca artikel ini dan temukan baju terbaik untuk Anda. Apa poin penting yang perlu diperhatikan saat membeli baju wanita untuk kampus? Anda harus memperhatikan pertanyaan tentang panjang lengan, bahan kain, kenyamanan mengenakan dan motif serta warna. Di bawah ini kami berikan penjelasan lengkap.

Kemeja wanita memiliki ukuran lengan yang berbeda, dari lengan pendek hingga lengan panjang. Anda dapat memilih baju berdasarkan panjang lengan. Perbedaan panjang lengan ini menciptakan tampilan dan gaya yang berbeda. Kemeja lengan panjang selalu berhasil menciptakan tampilan formal. Jika Anda datang ke kampus untuk menghadiri acara resmi, kenakan baju lengan panjang. Jenis kemeja ini juga cocok dipakai saat musim hujan atau saat malam universitas. Lengan panjang memastikan Anda merasa hangat di ruangan ber-AC atau di udara malam yang dingin.

Eiger

Kemeja Eiger flanel sering diidentikkan dengan pakaian untuk kegiatan di luar ruangan. Tidak heran kaos yang terbuat dari tebal dan hangat hangat seringkali dapat digunakan oleh para petualang. Namun, Anda juga dapat menggunakannya untuk pergi ke kampus. Gabungkan kemeja flanel merah muda ini dengan celana jeans atau celana kargo. Kemudian tambahkan boot atau bicara. Baju ini layak memamerkan sisi maskulin sambil tetap terlihat imut.

Kemeja Hawaii

Dengan motif buah tropis segar, kemeja ini cocok untuk pakaian musim panas yang cerah. Modelnya relatif longgar di tubuh, jadi Anda tidak menjadi panas saat memakainya. Karena desainnya kasual, Anda dapat menggunakan baju ini ketika Anda datang ke kampus untuk menghadiri konser, diskusi, atau pertemuan kelompok.

Kemeja Gracia

Mencari sweter berpola bagus yang tidak terasa hangat dipadukan dengan hijab? Mungkin Anda bisa memilih baju yang terbuat dari bahan serigala ini. Bahannya lembut, jatuh dan berkarakter ringan dan terasa sejuk dan nyaman. Pilihan warnanya juga sangat berbeda.

H&M HMB

Cukup menggantung lengan panjang tanpa motif adalah salah satu item fashion yang harus Anda miliki. Jenis hem ini mudah dipadukan dengan anak apa pun, baik celana maupun rok. Selain itu, ada pilihan warna, dari hitam, putih, coklat kemerahan, merah muda berdebu hingga biru muda.

POP U Sunny Camp

Banyak orang suka memakai pakaian bagus karena mereka merasa enak. Di sisi lain, mereka tidak ingin terlihat besar. Untuk memotong ini, Anda bisa memakai baju ini. Menampilkan ikat pinggang di sekitar pinggang, kemeja ini bisa diregangkan untuk menciptakan ilusi yang langsing dan imut sekaligus. Kemeja ini bisa menjadi pilihan bagi Anda yang ingin tampil menarik dengan lengan pendek.

Kemeja JSK Jeans

Bagi Anda yang mencari kemeja denim, lihat kemeja JSK Jeans ini. Dari bahannya saja, baju ini tentu akan awet. Kemeja ini memiliki dua saku dengan kancing di dada dan tali di siku. Jika Anda ingin beralih dari lengan panjang ke lengan 3/4, yang harus Anda lakukan adalah menggulung dan mengikat media. Kemeja ini tersedia dalam warna biru muda dan biru tua. Sesuaikan dengan preferensi Anda.