Mendidik Anak Agar Sesuai Ajaran Agama Islam

Anak merupakan titipan Allah SWT yang harus senantiasa harus diasuh dan dididik karakternya. Pengasuhan moral pada anak harus dimulai sejak dini. Membina akhlak cukup sulit karena orang tua harus menghidupi dan mendidik mereka dari masa kanak-kanak hingga dewasa, jika orang tua sedikit ceroboh dalam tidak memperhatikan anaknya, sehingga anaknya bisa saja salah dengan kondisi sosial dan lingkungan saat ini.

Moralitas adalah perilaku atau karakter anak yang dididik sesuai dengan hukum Islam. Moralitas merupakan salah satu jembatan bagi anak dalam pergaulan sosialnya, karena dengan akhlak yang sesuai dengan syariat Islam maka sudah pasti perilaku seseorang akan tercakup dalam tutur kata, sopan santun dan budaya dalam lingkungan pergaulannya.

Dalam buku referensi islam banyak cara untuk mendidik anak agar memiliki sopan santun dan moralitas inilah yang menjadi salah satu hal penting yang akan menjadi pertimbangan masyarakat dalam lingkungan sosialnya. Oleh karena itu, hal pertama yang diajarkan orang tua adalah karakter anak dengan baik. Cara menanamkan moralitas pada anak adalah sebagai berikut:

  1. Tauhid, langkah awal yang harus diterapkan untuk menanamkan akhlak yang baik pada anak adalah mengenalkan anak kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mengajari mereka untuk selalu menjalankan perintah Tuhan.
  2. Biasakan berperilaku baik terutama di depan anak agar anak meniru perilaku yang dicontohkan oleh orang tuanya. Karena lingkungan keluarga merupakan madrasah pertama bagi anak, tempat terbentuknya karakter anak agar memiliki akhlak yang baik. Selain itu, selain lingkungan keluarga, kita juga harus menjaga lingkungan tempat anak bertemu dan bermain dengan teman-temannya. Agar akhlak anak terpelihara dengan baik sesuai dengan pendidikan Islam, orang tua hendaknya selalu memantau dan memperhatikan lingkungan anak, karena bila orang tua mendidik anaknya di rumah dengan baik, akhlak yang baik dapat rusak jika dipengaruhi oleh lingkungan dan pergaulan yang buruk.
  3. Jangan berbicara kasar kepada anak-anak, karena sangat mudah untuk meniru teladan orang tua mereka. Saat orang tua berkata kasar kepada anak, karakter kasar ini akan dimasukkan ke dalam diri anak.
    Ajak anak Anda untuk melakukan sesuatu yang baik sesuai dengan pendidikan Islam. Seperti membaca doa sebelum makan, membaca bismillah sambil menjalankan tugas.
  4. Jangan berdebat di depan anak-anak. Orang tua yang bertengkar di depan anak secara tidak sengaja telah menanamkan moral yang buruk. Karena ketika seorang anak besar ia sering melihat orang tuanya bertengkar, sehingga anak tersebut berteriak dan bertengkar, baik dengan keluarga maupun dengan orang lain. Oleh karena itu, sebagai orang tua, mereka perlu menghindari pertengkaran di depan anak-anaknya agar dapat menanamkan akhlak yang baik pada anak-anaknya.
  5. Ajari anak hal-hal yang diperintahkan agama seperti sholat, puasa, berbagi dengan orang lain dan mengajari anak hal-hal yang dilarang agarma seperti mengatakan “ah” kepada orang tua, meninggikan suara orang tua, berbohong dan mengumpat.